Universitas Potensi Utama Laksanakan Benchmarking Sistem Penjaminan Mutu ke Universiti Teknologi Malaysia
Aug 18, 2025By Admin LPM
Universitas Potensi Utama Perkuat Sistem Penjaminan Mutu melalui Benchmarking Internasional ke Universiti Teknologi Malaysia
Kuala Lumpur, 7 Agustus 2025 – Universitas Potensi Utama (UPU) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) melaksanakan kegiatan International Benchmarking ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Kuala Lumpur, sebagai bagian dari upaya strategis untuk memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Potensi Utama untuk memperoleh wawasan dan mempelajari praktik baik pengelolaan mutu dari salah satu perguruan tinggi teknologi terkemuka di Malaysia. Benchmarking difokuskan pada berbagai aspek strategis, antara lain tata kelola penjaminan mutu, sistem manajemen mutu, audit dan evaluasi, akreditasi, pengukuran kinerja, manajemen risiko, pengelolaan data, digitalisasi, budaya mutu, serta mekanisme peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Belajar dari Praktik Baik Pengelolaan Mutu UTM
Dalam kegiatan tersebut, delegasi Universitas Potensi Utama mendapatkan pemaparan mengenai pengelolaan kualitas dan transformasi digital di UTM. Pada tahun 2025, UTM melakukan restrukturisasi fungsi kualitas dan transformasi digital melalui Office of Quality & Digital Transformation (UTMDX) yang mengintegrasikan fungsi pengelolaan kualitas dan transformasi digital dalam satu struktur organisasi.
UTMDX didukung oleh tiga pusat utama, yaitu Centre for Quality & Service Transformation (CSQ), Centre for Digital Solutions (CDS), dan Centre for Digital Infrastructure (CDI). Khusus dalam aspek penjaminan mutu, Centre for Quality & Service Transformation memiliki peran dalam koordinasi sistem manajemen mutu, pengelolaan standar ISO, High Performance Delivery, pembudayaan kualitas, pengelolaan kualitas layanan, Enterprise Architecture, hingga pengelolaan kualitas dan risiko digital.
Menariknya, UTM juga menerapkan berbagai instrumen pengukuran untuk melihat kualitas organisasi dan kepuasan pengguna, antara lain Customer Satisfaction Index (CSI), Employee Satisfaction Index (ESI), dan Well Being Index (WBI). Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa penjaminan mutu tidak hanya diarahkan pada pemenuhan regulasi dan dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari pengukuran kinerja dan peningkatan kualitas layanan universitas.
Selain itu, UTM mengembangkan budaya mutu melalui berbagai program penghargaan dan inovasi, seperti Anugerah Kualiti Akademik, Anugerah Inovasi Perkhidmatan, Anugerah Kualiti Perkhidmatan, serta Kumpulan Inovatif dan Kreatif. Pendekatan ini menjadi salah satu praktik baik yang dapat menjadi inspirasi bagi Universitas Potensi Utama dalam memperkuat budaya mutu melalui inovasi, pengukuran kinerja, penghargaan, dan keterlibatan seluruh unit kerja.
Dokumentasi1.png519.34 KB
Benchmarking sebagai Langkah Penguatan SPMI UPU
Pelaksanaan benchmarking tidak hanya berupa kunjungan dan pertukaran informasi, tetapi juga dilanjutkan dengan analisis terhadap kondisi penjaminan mutu di Universitas Potensi Utama. Metode yang digunakan mencakup studi dokumen, presentasi dan diskusi, observasi, analisis kesenjangan (gap analysis), serta penyusunan rekomendasi.
Dari hasil analisis tersebut, terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian untuk diperkuat di Universitas Potensi Utama. Di antaranya adalah penguatan posisi LPM agar semakin strategis, integrasi sistem mutu dengan layanan dan kinerja, pengembangan Performance-Based AMI, integrasi data mutu melalui Quality Data Warehouse, pengembangan Digital Quality Dashboard, penguatan manajemen dokumen digital, serta pembangunan sistem penghargaan mutu.
Hasil benchmarking tersebut selanjutnya diterjemahkan ke dalam beberapa rencana tindak lanjut, meliputi review Standar SPMI, digitalisasi dokumen mutu, pengembangan Quality Dashboard, dan Anugerah Mutu. Program-program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan efektivitas implementasi SPMI di lingkungan Universitas Potensi Utama.
Melalui kegiatan benchmarking internasional ini, Universitas Potensi Utama semakin memperkuat komitmennya untuk mengembangkan sistem penjaminan mutu yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen dan persyaratan akreditasi, tetapi juga berbasis data, kinerja, risiko, kepuasan pemangku kepentingan, digitalisasi, dan continuous quality improvement.
Pengalaman UTM memberikan pembelajaran bahwa akreditasi perlu ditempatkan sebagai konsekuensi dari sistem mutu yang berjalan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar tujuan yang dikejar ketika masa akreditasi akan berakhir. Pendekatan tersebut menjadi inspirasi bagi UPU untuk terus membangun sistem mutu yang terintegrasi dan berorientasi pada peningkatan kinerja institusi.
Dengan demikian, kegiatan International Benchmarking ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran pengalaman, tetapi mampu menghasilkan kebijakan, program, sistem, indikator, dan tindakan nyata yang memberikan dampak terhadap peningkatan mutu Universitas Potensi Utama.
Universitas Potensi Utama berkomitmen untuk terus memperkuat budaya mutu, meningkatkan efektivitas SPMI, serta membangun tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.